You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
PPSU Mulai Bersihkan Puing Sisa Kebakaran Pasar Kebon Melati
photo Nurito - Beritajakarta.id

Puing Sisa Kebakaran di Pasar Kebon Melati Dibersihkan

Puing sisa kebakaran di Pasar Kebon Melati, Tanah Abang, Jakarta Pusat, dibersihkan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), Selasa (13/10). Pembersihan dilakukan karena permintaan bantuan dari PD Pasar Jaya.

Hari ini mulai kita bantu bersihkan puing sisa kebakaran di Pasar Kebon Melati

Pantauan Beritajakarta.com, pembersihan dilakukan dengan menggunakan peralatan manual. Seluruh puing dinaikkan ke truk untuk dibuang ke TPA Bantar Gebang. Seluruh lokasi dibersihkan kecuali lokasi yang dipasang garis polisi, masih dibiarkan. Sebab polisi masih melakukan penyelidikan kasus kebakaran tersebut.

Lurah Kebon Melati, Winetrin mengatakan, pembersihan sengaja dilakukan hari ini karena sebelumnya pemilik kios masih mengais sisa puing yang dapat dimanfaatkan. Pembersihan dilakukan untuk mempercepat pengosongan lahan dan akan digunakan sebagai tempat penampungan sementara (TPS) pedagang korban kebakaran.

Wali Kota Jakpus Tak Tolerir Aparat yang Potong Gaji PHL

"Hari ini mulai kita bantu bersihkan puing sisa kebakaran di Pasar Kebon Melati. Seluruh sampah langsung diangkut menggunakan truk ke TPA Bantar Gebang," ujar Winetrin.

Dalam pembersihan tersebut petugas PPSU bergabung dengan belasan petugas kebersihan dari PD Pasar Jaya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Jalan Sebidang Pasar Minggu Ditarget Rampung Awal 2027

    access_time16-07-2026 remove_red_eye2114 personFakhrizal Fakhri
  2. Mitigasi Cegah Kendaraan Angkutan Barang Tabrak JPO Diperkuat

    access_time17-07-2026 remove_red_eye1101 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Reza dan Nadya Dinobatkan Sebagai Abnon Kepulauan Seribu

    access_time19-07-2026 remove_red_eye1009 personAnita Karyati
  4. Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

    access_time20-07-2026 remove_red_eye1006 personNurito
  5. Pemprov DKI Segera Tangani Kenaikan Harga Sayuran

    access_time17-07-2026 remove_red_eye985 personFakhrizal Fakhri